Friday, 27 July 2012

Allah, Allah, Allah



Allah, Allah Allah,
Inginku ulang beribu kali nama indah-Mu itu.
Menangisku ku di hamparan penuh syahdu,
Air mata mengalir laju,
Tubuhku lesu, diamku bisu
Cuma esakan memecah hening malam sepi
Bertapaku sendiri,
Ya Allah,
Betapa ku sedar diri ini,
Hati penuh selut dosa,
Dek perbuatan sia-sia,
Penuh maksiat dalam bahagia,
Penuh alpa dalam dunia sementara,



Allah, Allah, Allah
Inginku ulang beribu kali nama indah-Mu itu.
Kau lah yang maha pengasih dan penyayang,
Sungguh, aku malu pada-Mu,
Meminta ini itu,
Di kala diri ini merasa amat memerlu-Mu,
Sedangkan dosaku
Bagai buih di lautan biru,
Tidak terhitung olehku,
Menangisku mengingatkan-Mu,
Menangisku lagi mengingatkan dosaku.



Allah, Allah, Allah
Inginku ulang beribu kali nama indah-Mu itu.
Kesal menebal dalam diri
Sungguh, aku kesali,
Semua dosa yang aku lakukan
Semua maksiat yang jadi ikutan
Semua perintah-Mu yang ku tinggalkan,
Ya Allah,
Aku tahu diriku bukan terbaik
Bukan dari golongan solehin,
Tapi pada malam ini,
Ku bersujud pada-Mu,
Penuh rasa tawadhuk merendahkan diriku,
Terimalah taubatku,
Sesungguhnya Kaulah maha berkuasa,
Maha mendengar rintihan seorang hamba,
Yang menyesal mengenangkan dosa.



Allah, Allah, Allah,
Inginku ulang beribu kali nama indah-Mu itu.
Pintaku agar Kau ampunkan daku,
Tingkatkan imanku,
Hulurkan kasih-Mu selalu,
Jangan biarku hanyut lagi seperti dulu,
Sudah cukup sudah,
Ku inginkan diri yang baru,
Yang selalu memuja-Mu,
Yang selalu mengagung-Mu,
Yang selalu berada di landasan-Mu,
Agar diriku,
Sentiasa dibawah lindungan kasih dan sayang-Mu




Allahu Rabbi.

No comments:

Post a Comment